Memaparkan catatan dengan label Hilang Dimensi. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Hilang Dimensi. Papar semua catatan

Jumaat, 30 November 2012

Hilang...


Ruang di hatiku kaku beku
entah mengapakah berlaku tatkala waktu
berbunga cinta berbayangmu
adakah hilangnya pahit manis rindu?

Harus di mana
aku selak helaian setia?
dan kemana
hilang penutup resah melanda?

Harus di mana
aku selam lautan cinta?
Dan kemana
hilang rindu membara?

Namun berdiri di sini
tetap cekal menjaga lambang hati
yang terluka dikhianati
permainan senda gurauan ini

Selasa, 8 Februari 2011

Hilang Dimensi 5...

Dulu engkau berkata
Engkau cinta
Dulu engkau kata
Engkau setia

Namun pabila ku hampiri
Engkau pula tiada
Hilang entah kemana
Aku pula menjadi lupa
Hilang dimensi, menjadi gila

Sesat tanpa hala tuju sekata
Tiada tiang-tiang untuk ku teroka
Kaku aku hampir, hampir gila
Bawalah aku bersama
Moga tiada

Tiadalah aku menjadi gila
Mencari wajahmu entah dimana

Jumaat, 12 November 2010

Hilang Dimensi 4...

Pada mulanya kau selam ke dasar lautan...
Mencari permata yang disebutkan...
Agar dapat digunakan...
Apabila tiba hari perhitungan...

Namun apakan daya...
Kau hilang dimensi menjadi alpa...
Ligat pula kau mengukir mutiara...
Tanpa ada kesal dijiwa...

Berjuta madah-madah pujangga...
Kau membolak-balikkan pula...
Mengikut rentak yang kau suka...
Tanpa ada resah dijiwa...

Namun apakan daya...
Lakaran belum cukup sempurna...
Kau sudah megah berkata-kata...
Akulah raja...

Tidakkah kau terfikir...
Siapakah engkau sebelum diukir?

Rabu, 28 April 2010

Hilang Dimensi 2

Aku berenang...
Aku keseberang...
Mencari-cari arah kembali...
Setelah hilang arah dimensi...

Ombak menikam dadaku...
Sesak nafasku...
Aku semakin buntu...
Dikurung bayangMu...

Ya Allah...
Aku lemah...
Aku lelah...
Menuju pangkalan...
Mencari daratan...

Ya Allah...
Aku kalah...
Aku parah...
Hilang dimensi...
Aku Hilang lagi...

Aku terpaku...
Dikurung bayangMu...
Sebenarnya aku...
Semakin rindu...

Isnin, 5 April 2010

Hilang Dimensi 3... (Perjalanan)

Ditengah lautan...
Aku termanggu sendirian...
Hilang dimensi perjalanan...
Gelap ku rasakan...

Ku pejamkan mata...
Agar ketemu sinarnya...
Namun hampa...
Gelap jua menyinggah menunjukkan rupa...
Bagai tiada...
Aku sebenarnya...
Aku dilamun cinta...

Terdetik hati berkata...
Usahlah kau leka...
Dalam firmanNya...
Dia berkata...

"Usahlah kau tertipu...
Kerana Aku hampir kepadamu...
Ibarat darah mengalir di lehermu..."

Ahad, 4 April 2010

Hilang Dimensi...

Lemah dihujung dataran...
Dipukul ombak lautan...
Hilang kewarasan...
Menuju kepastian...

Aku hilang dimensi...
Cerita silam berganti...
Membuka hati...
Mencari hakiki...

Aku masih terpaku...
Dikurung bayangMu...
Sebenarnya aku...
Sebenarnya rindu...

Biarpun masih merangkak...
Mencari cinta yang Hak...
Dihujung tanduk...
Aku duduk...