Sukarnya membariskan kata-kata...
Agar tumbuh mekar menjadi bunga...
Bertambah indah mengenali pujangga...
Menghias bahtera dengan kalimahnya...
Bahtera tanpa nokhoda...
Tidak akan berganjak kemana...
Umpama mati, tidak mampu berdiri...
Sememangnya banyak bezanya...
Melihat bintang dilangit...
Hanya menampakkan cahayanya...
Namun dimana rupanya...
Berteriak lafaz-lafaz bicara...
Berkuntumlah kuntuman bunga...
Bangkitkan syahadah dihatiku...
Agar kenal tanpa mengira siang malamnya...
Memaparkan catatan dengan label Bangkitkan Syahadah Dihatiku. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Bangkitkan Syahadah Dihatiku. Papar semua catatan
Sabtu, 30 Oktober 2010
Selasa, 26 Oktober 2010
Bangkitkan Syahadah Dihatiku 2...
Ombak derita silih berganti...
Menghempas bahtera tanpa tanda berhenti...
Membangkitkan rasa cinta menyintai...
Mengubat hati terluka...
Menumbuhkan kelopak bunga...
Menghiasi taman di singgahsana...
Penuh ukiran, disambut bahagia...
Saat erat mendakap rindu...
Kosong-kosong yang kusangkakan resah...
Berteriak lafaz-lafaz bicara...
Berbunga-bunga madah pujangga...
Membariskan kalimah syahadah dihatiku...
Ku renung kembali...
Ku ucap lagi...
Bangkitkan syahadah dihatiku...
Agar dapat ku pergi...
Tanpa ada resah dihati...
Menghempas bahtera tanpa tanda berhenti...
Membangkitkan rasa cinta menyintai...
Mengubat hati terluka...
Menumbuhkan kelopak bunga...
Menghiasi taman di singgahsana...
Penuh ukiran, disambut bahagia...
Saat erat mendakap rindu...
Kosong-kosong yang kusangkakan resah...
Berteriak lafaz-lafaz bicara...
Berbunga-bunga madah pujangga...
Membariskan kalimah syahadah dihatiku...
Ku renung kembali...
Ku ucap lagi...
Bangkitkan syahadah dihatiku...
Agar dapat ku pergi...
Tanpa ada resah dihati...
Bangkitkan Syahadah Dihatiku...
Semakin lama, semakin pudar titik hitam...
Akhirnya menghilang , diganti terang...
Ku cuba selam jauh ke dasar lautan...
Mencari bibit-bibit cinta...
Melakar kalimah rindu...
Membangkitkan lena untuk menyahut...
Syahadah kasihnya...
Bertemu kasih di puncak tiada...
Kau ukir wajah-wajah cahaya...
Menyinari alam dengan adanya...
Akhirnya lenyap kembali semula...
Pada penciptanya...
Akhirnya menghilang , diganti terang...
Ku cuba selam jauh ke dasar lautan...
Mencari bibit-bibit cinta...
Melakar kalimah rindu...
Membangkitkan lena untuk menyahut...
Syahadah kasihnya...
Bertemu kasih di puncak tiada...
Kau ukir wajah-wajah cahaya...
Menyinari alam dengan adanya...
Akhirnya lenyap kembali semula...
Pada penciptanya...
Langgan:
Catatan (Atom)





