Haruskah aku pergi...
Berlayar lagi mencari-cari...
Penawar yang aku impi...
Hadirku umpama mimpi...
Walaupun berliku-liku...
Jalan tidak rata, menjadi rata...
Aku mohon cahaya kekasihNya...
Singgah dijendela membuka rahsia...
Menjadi cahaya kekasihNya...
Selamanya dia...
Kini hati aku terluka...
Jiwaku meronta-ronta...
Andainya kau biarkan...
Aku menagih kasihnya...
Selamanya...
Bukan niatku menyakitimu...
Haruskah aku berhenti...
Mencari-cari cahaya...
Sedang kau mengerti...
Aku cuma manusia...
Belayar mencari sebab tersedia...
Cahaya kekasihNya...
Mendekatkan aku...
Pada kekasihNya...
Memaparkan catatan dengan label Cahaya KekasihNya. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Cahaya KekasihNya. Papar semua catatan
Jumaat, 15 Oktober 2010
Isnin, 26 Oktober 2009
Cahaya KekasihNya...
Aku tidak bisa...
Jadi cahaya...
Bagaimana aku...
Bisa jadi dirimu...
Menerangi alam...
Menyuluh gelap...
Membuka cahaya-cahaya malam...
Agar terang...
Menyukurilah nikmatNya...
Aku bukan cahaya...
Aku hanya mampu membakar...
Daun-daun layu ditepai pantai...
Agar dapat aku menerangi hati...
Yang sepi dalam pencarian ini...
Sinarilah hidupku...
Supaya aku bisa berjalan...
Dalam terang...
Dalam keterangan...
Kerana cahaya Kekasih...
Hanya untukmu...
Bukan untukku...
Jadi cahaya...
Bagaimana aku...
Bisa jadi dirimu...
Menerangi alam...
Menyuluh gelap...
Membuka cahaya-cahaya malam...
Agar terang...
Menyukurilah nikmatNya...
Aku bukan cahaya...
Aku hanya mampu membakar...
Daun-daun layu ditepai pantai...
Agar dapat aku menerangi hati...
Yang sepi dalam pencarian ini...
Sinarilah hidupku...
Supaya aku bisa berjalan...
Dalam terang...
Dalam keterangan...
Kerana cahaya Kekasih...
Hanya untukmu...
Bukan untukku...
Langgan:
Catatan (Atom)





